Membangun Budaya Antikorupsi dari Keluarga dan Lingkungan Terdekat
Integritas dimulai dari kebiasaan jujur, menolak penyalahgunaan hak, dan berani membangun tata kelola yang bertanggung jawab.
Integritas dimulai dari kebiasaan jujur, menolak penyalahgunaan hak, dan berani membangun tata kelola yang bertanggung jawab.
Hubungan bertetangga membutuhkan komunikasi, empati, dan kesediaan menyelesaikan masalah tanpa memperbesar permusuhan.
Literasi keagamaan membantu masyarakat menilai sumber, memahami konteks, dan bertanya kepada pihak berkompeten.
Musyawarah membantu keluarga menyelesaikan administrasi warisan, tetapi tidak boleh menghapus hak ahli waris yang ditetapkan syariat.
Masjid yang ramah jamaah memperhatikan aksesibilitas, keamanan, dan kenyamanan seluruh kelompok masyarakat.
Memeriksa informasi sebelum menyimpulkan membantu mencegah fitnah, salah paham, dan konflik di lingkungan.
Janji membangun harapan dan kepercayaan. Menepatinya merupakan bentuk tanggung jawab dalam hubungan pribadi maupun sosial.
Hubungan dengan remaja tumbuh melalui dialog dua arah, kepercayaan, aturan masuk akal, dan keteladanan.
Kebersihan lingkungan berkaitan dengan kesehatan, kenyamanan bersama, dan tanggung jawab manusia menjaga bumi.
Pemuda masjid dapat memperkuat pelayanan sosial melalui kegiatan yang terbuka, terencana, dan menjawab kebutuhan warga.