Masa remaja membawa perubahan cara berpikir, kebutuhan kemandirian, dan pengaruh lingkungan yang semakin luas. Orang tua mungkin merasa anak mulai tertutup, sementara remaja merasa tidak dipahami. Komunikasi sehat membantu keluarga melewati perubahan ini.
Dengarkan sebelum menilai
Sediakan waktu berbicara tanpa langsung menghakimi. Tanyakan pengalaman dan perasaan anak, lalu dengarkan sampai selesai. Jika ada perilaku yang perlu dikoreksi, fokus pada tindakan dan dampaknya, bukan memberi label buruk.
Bangun kepercayaan dan pengawasan
Sepakati aturan penggunaan gawai, waktu pulang, pergaulan, dan tanggung jawab rumah. Aturan perlu disesuaikan dengan usia serta dievaluasi ketika anak dewasa. Komunikasi terbuka membuat anak tahu bahwa rumah adalah tempat aman untuk meminta bantuan.
