Perselisihan keluarga dapat muncul karena warisan, perbedaan pilihan hidup, persoalan keuangan, atau kesalahpahaman lama. Ketika emosi menguasai, hubungan yang dibangun bertahun-tahun bisa renggang. Islam mendorong umat menjaga silaturahmi dan mengupayakan perdamaian.
Mulai dari percakapan aman
Pilih waktu ketika semua pihak lebih tenang. Sampaikan masalah secara spesifik tanpa membuka aib atau mengungkit kesalahan yang tidak berkaitan. Berikan kesempatan setiap orang menjelaskan sudut pandangnya dan hindari menyebarkan konflik ke media sosial.
Jaga hubungan dan batas
Menjaga silaturahmi tidak berarti membiarkan kekerasan atau perlakuan merugikan terus terjadi. Keselamatan dan hak setiap anggota keluarga tetap perlu dilindungi. Perdamaian membutuhkan kesediaan mengakui kesalahan dan memperbaiki perilaku.
