DWQA QuestionsCategory: QuestionsObat Penggugur Kandungan di Apotek Kimia Farma
Haji Kates asked 7 months ago

Obat Penggugur Kandungan di Apotek Kimia Farma- Jika kita mendengar kata aborsi, apa
yang akan terlintas di kepalamu? Praktik cara menggugurkan kandungan atau aborsi biasanya
dilakukan dengan operasi di rumah sakit dengan bantuan tenaga ahli. Namun belakangan ini
banyak terjadi kasus aborsi dengan bantuan obat aborsi di apotek. Pil aborsi ini tidak
dimaksudkan untuk mengeluarkan rahim, akan tetapi untuk hal lain.
 
Konsultasi Klik https://api.whatsapp.com/send?phone=6281911231551

Pada artikel kali ini, kami hanya memberikan informasi tentang fakta-fakta yang ada saat ini.
Keberadaan Obat Penggugur Kandungan di Apotek Kimia Farma memang merajalela dan
bisa dengan mudah ditemukan secara online.
Apapun alasannya, di Indonesia tindakan aborsi ini bertentangan dengan hukum, kecuali bagi
korban perkosaan dan seseorang dengan kondisi kesehatan yang buruk. Jika saat ini Anda
sedang bingung dengan kondisi kesehatan Anda yang mengharuskan Anda menjalani proses
aborsi ini, akan lebih baik jika Anda memastikan semuanya terlebih dahulu.
Apa Saja Obat Penggugur Kandungan di Apotek Kimia Farma?
Beberapa Obat yang Biasa Digunakan 100% Efektif
Pada umumnya Obat Penggugur Kandungan di Apotek Kimia Farma merupakan salah satu
obat aborsi di apotek yang mengandung 200mcg misoprostol per tablet. Gastrul yang biasa
digunakan untuk mengobati tukak lambung, kini telah berubah menjadi obat aborsi. Ini karena
gastrul mampu menghentikan perkembangan janin dan juga menyebabkan kontraksi di rahim.
Dengan adanya kontraksi tersebut, maka proses keguguran akan terjadi setelah 8 hingga 48 jam
sejak Anda mengkonsumsinya. Sementara untuk mendapatkan obat gastrul ini, Anda harus
memiliki resep dokter. Biasanya dokter akan meresepkan obat ini dengan dosis tertentu. Dimana
dosis ini disesuaikan dengan usia kandungan Anda saat akan melakukan aborsi.
Selain Obat Penggugur Kandungan di Apotek Kimia Farma, obat penggugur kandungan
sitotek di APotik K24 Cytotec juga merupakan obat yang mengandung 200mcg misoprostol.
Padahal, kegunaan gastrul dan cytotec adalah sama.
Namun hal yang membedakan dari kedua obat tersebut adalah pihak yang memproduksinya.
Dulu Cytotec hanya diimpor dari Negara Amerika, namun kini pabrik-pabrik di Indonesia sudah
mulai memproduksi Cytotec dalam jumlah banyak. Jika Anda mencari cytitec di apotek, maka
Anda akan kesulitan menemukannya. Bukan karena tidak ada, akan tetapi karena distribusi
Cytotec sangat ketat.
Apa Saja Faktor Seseorang Sehingga Banyak Orang Menggunakan Obat
Penggugur Kandungan di Apotek Kimia Farma?
Pada artikel kali ini kami akan membahas beberapa faktor yang biasanya menjadi penyebab
aborsi di kalangan remaja, dan cara mengurangi angka aborsi khususnya di Indonesia sendiri.
Faktor Ekonomi
Faktor ekonomi biasanya sangat erat kaitannya dengan tingkah laku dan perilaku seseorang, dan
tidak menutup kemungkinan seseorang yang akan melakukan aborsi, karena takut dan dihimpit
oleh kondisi ekonomi, sehingga orang tersebut merasa tidak yakin akan kemampuannya.
Faktor Sosial
Faktor Sosial ini biasanya berkaitan dengan penyebab aborsi dimana orang tersebut hamil di luar
nikah, perilaku aborsi ini memang dipandang sebagai perbuatan tercela, juga tidak lepas dari
masyarakat yang sudah melihat hal tersebut, bahkan kasus remaja yang terlibat dalam seks
bebas. Oleh karena itu, banyak orang berfikir bahwa aborsi dapat dilakukan sebagai jalan keluar
dari tindakan tersebut, dan aborsi juga dianggap sebagai gangguan sosial.
Malu dengan Keluarga dan Tetangga
Seks bebas di kalangan remaja sangat memprihatinkan, sehingga terjadinya kehamilan di luar
nikah menjadi kondisi yang sulit untuk melepaskan perilaku tersebut. Orang yang sudah hamil
biasanya akan merasa malu dengan keluarga dan tetangganya, karena menurut mereka ini adalah
aib yang sulit dihilangkan, sehingga cara yang mereka lakukan adalah dengan cara
menggugurkan kandungan.
Takut Janin Tertular Penyakit
Ada kasus dimana seorang ibu mengidap penyakit, atau bisa juga kedua pasangan mengidap
penyakit tersebut, karena takut janin tertular penyakit sehingga memutuskan untuk
menggugurkan kandungan, padahal hal ini belum tentu benar.
Namun kegiatan ini dapat dilakukan dengan ijin resmi dari dokter apabila terdapat hal-hal yang
tidak dapat ditemukan jalan keluarnya dan harus dilakukan demi kesehatan ibu, misalnya jika
kehamilan terganggu, sehingga dapat terjadi gangguan terhadap kehamilannya.
Sementara jika aborsi tidak dilakukan, maka itu akan sangat mengancam kehidupan ibu.
Diagnosis kelainan janin dari dokter yang dapat mengganggu perkembangan janin saat bayi lahir
juga bisa menjadi salah satu faktor penyebab aborsi harus dilakukan, misalnya karena ibu
mengidap penyakit menular seksual, dan penyakit ini biasanya muncul dari gaya hidup berganti
pasangan.
Sedangkan aib keluarga memang menjadi faktor terbesar di antara kasus-kasus aborsi tersebut,
karena mereka merasa malu dan takut mencemarkan nama baik keluarga sehingga para remaja
ini tidak segan-segan melakukan aborsi. Hal ini juga akan sangat mempengaruhi dampak
psikologis dari seks kasual. Sedangkan pasangan paksa kehidupan seks bebas di kalangan remaja
memang sangat memprihatinkan,
Kesalahan lain jika terjadi pada pasangan yang belum resmi, jika terjadi kecelakaan atau
kehamilan yang tidak jarang pasangan pria sering meminta kekasih atau pasangannya untuk
menggugurkan kandungan. Hal ini dapat terjadi karena paksaan pasangan dan belum siap
menjadi orang tua. Karena usianya yang masih sangat muda, terkadang wanita yang masih di
bawah umur harus melakukan aborsi pada janin yang dikandungnya.
Hal ini pula yang membuat mereka tidak mampu menjadi orang tua di usia remaja, sehingga hal-
hal yang seharusnya dilarang tetap mereka lakukan. Oleh karena itu, pentingnya peran orang tua
dalam perkembangan remaja.
Dari beberapa remaja yang ingin menggugurkan kandungan juga terdapat salah satu faktor yang
memprihatinkan salah satunya adalah remaja korban pemerkosaan, karena tidak tahu siapa yang
harus bertanggung jawab sehingga tidak mengherankan jika kasus ini menuntut remaja tersebut
untuk melakukan aborsi.
Faktor lain yang menyebabkan seseorang untuk menggurkan kandunganya dengan menggunakan
Obat Penggugur Kandungan di Apotek Kimia Farma adalah tidak memiliki uang untuk
mengasuh anak. Oleh karena itu, meskipun tidak ada alasan apapun untuk membenarkan aborsi,
namun masih ada alasan remaja melakukan aktivitas yang salah ini, salah satunya karena tidak
punya uang untuk melahirkan atau merawatnya.
Sehingga mau tidak mau anak tersebut harus melakukan aborsi. Jadi jika memang Anda
diharuskan untuk melakukan aborsi, maka sebaiknya berkonsultasi dengan pengalaman terlebih
dahulu. Sehingga anda semakin bertambah pengetahuan tentang obat aborsi di apotek yang dapat
membantu anda mengatasi masalah seperti ini. Jangan lupa untuk memeriksakan rahim setelah
mengalami keguguran agar tidak mengalami masalah lain di kemudian hari.
Sementara efek umum obat aborsi yaitu, rasa ingin muntah jika penundaan konsumsi 10 menit,
kram perut atau sakit perut yang lebih dari haid, biasanya badan menjadi panas dan dingin,
buang air kecil berlebihan dalam waktu 1 jam setelah minum obat aborsi Efeknya kita uraikan
diatas hanya bersifat sementara dan sangat – sangat normal, jika sudah merasakan efek yang
terjadi sesuai keterangan diatas, tandanya Obat Penggugur Kandungan di Apotek Kimia
Farma dapat bekerja maksimal, tunggu 2 jam janin sudah keluar secara alami dengan
sendirinya.
 
Konsultasi Klik https://api.whatsapp.com/send?phone=6281911231551