Kata MUI Jabar soal Isu Babi Ngepet di Depok

Bandung – detik.com Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat ikut bicara mengenai penangkapan babi ngepet di Depok. MUI meminta masyarakat tidak terlalu percaya atas babi ngepet yang berpotensi syirik.

“Jadi dalam hal ini, kalau kita (mengimbau) masyarakat jangan sampai lah gitu mempercayai itu lantas mempraktikkan. Itu jatuhnya nanti bisa sirik, gitu kan,” ujar Sekretaris MUI Jabar Rafani Achyar kepada detikcom, Rabu (28/4/2021).

Rafani menilai apa yang terjadi di Depok kemungkinan besar hanyalah babi biasa yang lepas. Dia meragukan adanya babi ngepet, terlebih Depok yang dekat dengan metropolitan.

“Saya sendiri kan belum pernah melihat atau menyaksikan lah. Tertangkap babi itu mungkin saja babi beneran, apalagi di Depok gitu kan masyarakatnya sangat majemuk gitu, mungkin babi lepas atau apa,” tutur Rafani.

Pihaknya mengimbau kepada pemuka agama di Depok untuk bisa turun memberi pengertian kepada warga terkait hal ini. “Kepercayaan para ustaz, para guru, dan ulama yang ada di situ lah untuk memberikan pemahaman,” ujar Rafani.

Sebagaimana diketahui, isu babi ngepet ini berawal beredarnya video dengan narasi babi ngepet ini diamankan di kawasan Bedahan, Sawangan, Depok. Babi ini ditangkap dini hari, Selasa (27/4), di RT 02 RW 04, pukul 00.20 WIB.

(Dony Indra Ramadhan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *